SEPUTAR PASURUAN RELIGIUS VIRAL POLITIK JELAJAH WISATA SENI KERAJINAN NEWS SEPUTAR AKTOR LIPUTAN STREET PHOTOGRAPHY SPORT INTERNASIONAL LINTAS HARIAN LIHAT SEMUA KATEGORI

Tapak Kaki Perdamaian di Kota Pasuruan: Saat Jubah Saffron dan Peci Hitam Berjalan Beriringan

Zona Waktu 12:18 AM, 13 Mei 2026
-Kategori: Religius

TRAJENG, KOTA PASURUAN – Di bawah temaram lampu kota dan aroma dupa yang terbawa angin laut, Kota Pasuruan menjadi saksi bisu sebuah peristiwa spiritual yang melintasi batas negara dan keyakinan. Selasa (12/5/2026) malam, kerumunan warga di sepanjang Jalan Niaga tidak sedang menunggu parade karnaval, melainkan menyambut 50 pejalan kaki lintas negara dalam misi bertajuk Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026.

Mengenakan jubah saffron yang khas, para biksu asal Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Laos tiba di Klenteng Tjoe Tik Kiong tepat pukul 18.30 WIB. Perjalanan ini merupakan bentuk ritual Thudong—sebuah praktik asketis di mana para biksu berjalan kaki ribuan kilometer untuk melatih kesabaran, disiplin, dan pengikisan ego, yang kali ini puncaknya akan dirayakan di mahakarya Borobudur.

Pasuruan: Laboratorium Toleransi

-Baca juga: 14 Februari: Mengenang Kelahiran Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari

Walikota Pasuruan, Adi Wibowo—atau yang karib disapa Mas Adi—menyambut rombongan dengan penuh kehangatan bersama jajaran Forkopimda. Dalam narasinya, Mas Adi tidak hanya bicara soal protokoler, tetapi soal identitas sosial Pasuruan yang plural.

“Memilih Kota Pasuruan sebagai tempat transit adalah kehormatan bagi kami. Ini membuktikan bahwa kota ini adalah rumah bagi kemajemukan,” tegasnya.

Pesan Mas Adi yang paling menggetarkan adalah saat ia menyebut bahwa kemanusiaan adalah konteks tertinggi, sebuah pernyataan yang selaras dengan semangat kemanusiaan universal.

-Baca juga: Menjelang Bulan Ramadhan, Ziarah Jadi Tradisi Warga Pasuruan

Gusdurian dan Pengawalan Lintas Iman

Salah satu pemandangan paling menarik dalam IWFP 2026 ini adalah keterlibatan aktif Komunitas Gusdurian Pasuruan. Kelompok yang membawa pemikiran KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi menjadi bagian dari tim pengawal perjalanan.

Keterlibatan mereka menambah dimensi informasi penting:

-Baca juga: Konsolidasi Banser Jelang Apel Akbar Semakin Matang, Apel Tiga Matra Semakin Sukses

Solidaritas Organik: Gusdurian bertindak sebagai jembatan komunikasi antara para biksu dengan warga lokal di sepanjang rute.

Simbol Persaudaraan: Kehadiran pemuda-pemudi berpeci dan berhijab yang membantu kelancaran jalan para biksu menjadi potret nyata bahwa perbedaan agama tidak menghalangi aksi gotong royong.

Persinggahan Singkat, Kesan Mendalam

-Baca juga: PC GP Ansor Bangil Jalin Kerja Sama Strategis dengan BNN Kabupaten Pasuruan untuk Pencegahan Narkotika

Klenteng Tjoe Tik Kiong yang bersejarah berubah menjadi oase spiritual. Setelah menempuh rute panas dari Banyuwangi, para biksu menggunakan waktu transit ini untuk memulihkan fisik dan melakukan puja bakti. Warga lintas agama tampak berbaur di sekitar klenteng, memberikan air mineral dan bunga sebagai bentuk penghormatan.

“Kedisiplinan mereka luar biasa. Meski lelah, aura tenang tetap terpancar,” ujar salah satu warga yang ikut menyambut di lokasi.

Sesuai jadwal yang ketat, rombongan tidak menetap lama.

-Baca juga: Peringatan Haul ke 26 Kyai Kharismatik Bindoro Jalil

Pada Rabu pagi pukul 08.30 WIB, setelah upacara pelepasan singkat, ke-50 biksu tersebut kembali mengayunkan langkah menuju Sidoarjo. Debu jalanan mungkin akan menempel di jubah mereka, namun doa-doa damai dari warga Pasuruan akan terus mengiringi hingga mereka menyentuh relief Borobudur.

(Chas)

Catatan Redaksi: Indonesia Walk for Peace adalah pengingat bahwa di tengah dunia yang kerap bersitegang, langkah kaki yang sunyi dan penuh disiplin bisa menjadi pesan perdamaian yang lebih nyaring dari sekadar kata-kata.

-Baca juga: Kokohkan Komitmen Spiritual, PC MDS RA Bangil Adakan Pertemuan Konsolidasi dan Taaruf Pengurus


author

Abdul Wahab

Sarankan Edit Report Peristiwa Share

Join Komunitas WhatsApp @Sudut_Pasuruan - .com


Topik Lainnya